Eksperimen: Kalender Isometrik

Tujuan dari eksperimen ini adalah mengadopsi model proyeksi isometri (https://en.wikipedia.org/wiki/Isometric_projection) dalam menampilkan informasi waktu berupa kalender.

Kalender dalam bentuk cetak lazimnya ditampilkan dalam mode bulanan, dua bulanan, enam bulanan dan lain-lain.

Tanggal dalam satu bulan lazim ditampilkan dalam baris-baris hari dalam satu minggu, disusun dalam empat atau lima baris minggu membentuk satu bulan. Secara visual penyajian tersebut biasanya dalam dua dimensi atau bidang datar dan tidak ada kecenderungan meruang.

Proyeksi isometrik adalah suatu metode untuk secara visual merepresentasikan objek-objek tiga dimensi dalam dua dimensi. Garis-garis imajiner perspektif tidak menuju satu titik hilang melainkan sejajar.

Dalam eksperimen ini baris-baris hari, masing-masing angka tanggal dan elemen-elemen informasi lainnya dalam kalender diposisikan secara tiga dimensional mengikuti pola isometri.

Kalender isometrik ini merupakan salah satu dari serangkaian eksperimen mengeksplorasi berbagai cara penyajian informasi berbasis waktu.

Sketch – September 07, 2016 at 10:33AM

Sketsa-sketsa dari Bali dan Sesudahnya

Jalan Riau #Bandung #sketch #sketching #sketsa

A post shared by Widianto Nugroho (@widiantonugroho) on

“Heritage” dan “Cascade” Jalan Riau, Bandung

Sepulang dari ‪#‎Bali‬ menjadi bersemangat untuk membuat life sketch disaat situasi memungkinkan. ‪#‎Sketsa‬ adalah salah satu media yang paling mudah diakses untuk saat ini. Cukup dengan alat tulis yang mudah diperoleh, dan momen atau pemandangan yang menarik, anda dapat segera mencari tempat yang nyaman untuk “nyeket”. ‪#‎sketch‬ ‪#‎sketching‬ ‪#‎lifesketch‬ #latepost

Mau leyeh2 dulu (sendirian, hiks …)

A post shared by Widianto Nugroho (@widiantonugroho) on

Balkon #sketsa #rimbajimbaranbali #itechmagz #vmwareindonesia #f5networksindonesia

A post shared by Widianto Nugroho (@widiantonugroho) on