Tautan

Above & Beyond feat. Zoë Johnston – You Got To Go (Owsey Remix). Reminds me of my personal exilic period. Period of learning.

Kebutuhan Mencetak Yang Tidak Terlalu Sering

HP deskjet 3650 open

Ilustrasi

Teman-teman yang punya anak usia sekolah, baik sekolah dasar atau menengah, tentu ada kalanya anak Anda harus mencetak tugas sekolahnya menggunakan printer.

Pengalaman saya pernah membeli printer untuk kebutuhan ini tepatnya printer tinta.

Namun ternyata karena frekuensi kebutuhan untuk mencetak ini tidak terlalu sering, maka printer lebih sering menganggur.

Akibatnya apa? Ternyata ujung cartridge menjadi kering dan mampet. Solusinya bagaimana?

Pernah saya bersihkan namun jadi kurang memuaskan hasilnya.

Sebagai catatan printernya sendiri mempunyai mekanisme untuk membersihkan, namun tetap saja karena relatif jarang digunakan tetap saja jadi mampet.

Printer yang sudah dibeli pun akhirnya mangkrak.

Jadi memang sepertinya printer di kelas ini pun tidak dirancang untuk pengunaan yang tidak terlalu sering.

Solusi selanjutnya adalah dengan menyimpannya di akun email sehingga bisa dibuka di tempat printer umum dan dicetak.

Kebetulan pada saat ini banyak tempat printer yang juga sudah menyediakan terminal-terminal desktop PC yang sudah terhubung ke Internet, termasuk juga di dekat tempat tinggal kami.

Namun solusi ini kurang aman. Anda harus membuka akun email di komputer umum. Jadi ada resiko keamanan di sini.

Lantas solusi lainnya bagaimana?

Nah ini dia. Jadi requirement-nya adalah file untuk dicetak ditaruh di internet yang pada saat akan dicetak tidak harus login ke dalam akun email Anda.

Solusinya adalah membuat akun blog tempat menaruh file-file ini. Saya membuatnya di wordpress.com

Kebetulan di platform blog WordPress, kita dapat mengunggah file melalui email.

WordPress akan memberikan alamat email khusus yang harus Anda rahasiakan untuk keperluan ini.

Bagaimana kalau lupa alamat emailnya? Mudah saja, bila Anda mengirim menggunakan layanan email Gmail, maka ke mana saja Anda pernah mengirim email akan dengan mudah dicari.

Atau bisa alamanta juga disave, atau masukan kata kunci terkait blog tempat menaruh file-file ini di body email.

Maka pada saat Anda akan mengirim email untuk keperluan ini akan bisa muncul pada isian TO: pada saat Anda “Compose New Mail”.

Jadi kesimpulannya, printer tidak terpakai, berkas yang akan dicetak ditaruh di internet.

Ada baiknya blog WordPress yang digunakan diset supaya tidak diindex oleh Google.

Itu saya kebutuhan sederhana yang ingin saya bagikan. Mudah-mudahan bermanfaat.

Bila Anda ada tip trik lainnya silakan disampaikan di kolom komentar.

–WN

Tautan

http://www.sacred-texts.com/

The Internet Sacred Text Archive (ISTA) adalah situs web yang berbasis di Santa Cruz, California yang didedikasikan untuk melestarikan teks-teks public domain, khususnya yang memiliki nilai budaya signifikan. Di sini Anda dapat menemukan beragam teks mulai dari teks-teks keagamaan seperti Bible, Quran, Avesta, Weda dan lain-lain, sampai dengan teks-teks yang idak masuk ke dalam definisi teks keagamaan seperti karya-karya sastra, budaya, filsafat dan lain sebagainya. Selamat menikmati :)

Mengubah Tampilan Desktop Gnome Menggunakan Gnome Tweaks

#Gnome3 #GnomeShell menggunakan #GnomeExtension: (1) "Dash to panel", untuk memindahkan ikon-ikon aplikasi pada #dash ke #GnomePanel. Panel dapat dipindahkan posisinya ke bawah agar tampilan desktop menyerupai Windows atau Chrome OS (gambar 1); (2) "Dynamic panel transparency" untuk membuat efek panel menjadi transparan secara dinamis pada saat jendela-jendela aplikasi dalam keadaan tidak di-maximize. Bila di-maximize maka panel akan berwarna hitam (bandingkan gambar 1, 2 dan 3); (3) "Arc menu", seperti tombol "Start" pada Windows; (4) "Topicons plus" untuk memindahkan status aplikasi Dropbox dan Franz (untuk Whatsapp, Telegram, dan lain-lain) ke panel. Untuk tampilan default Gnome Shell, lihat gambar 4. Untuk mendownload Gnome Extension (bila belum tersedia pada sistem) dan mengaktifkannya, gunakan #GnomeTweaks: Tweaks > Extension. Untuk mengaktifkan ikon: Tweaks > Desktop, "On"kan "Icons on Desktop". #GnomeDesktop #Linux

A post shared by Widianto Nugroho (@widiantonugroho) on

Desktop sumber terbuka umumnya dapat dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan ataupun keinginan dan selera kita.

Kustomisasi atau mengubah tampilan pada Gnome dapat kita lakukan dengan berbagai cara, diantaranya dengan menginstal theme (theme GTk), atau dengan melakukan tweaking menggunakan Gnome Tweaks.

Dalam artikel ini akan kita coba dengan menggunakan Gnome Tweaks.

Untuk mulai melakukannya pertama-tama Linux dengan lingkungan desktop (desktop environment atau DE) Gnome telah terinstal.

Gnome Tweaks adalah fitur bawaannya yang umumnya sudah terinstal pada saat kita menginstal OS dengan DE Gnome.

Lalu buka Gnome Tweaks (gunakan shortcut tombol Windows pada PC). Setelah Gnome Tweaks muncul, pada kolom sebelah kiri klik “Extension”.

Maka selanjutnya Anda akan melihat berbagai extension yang telah tersedia.

Untuk kebutuhan kita kali ini, kita akan membuat tampilan default Gnome menjadi mirip seperti Windows atau Chrome OS, dengan panel utama yang berada pada bagian bawah desktop.

Seperti kita ketahui tampilan default Gnome terdiri dari: (1) Gnome Shell default dengan tampilan panel di bagian atas dan sudah tidak lagi meminjam metafora desktop (bagian atas meja tempat kita bekerja secara fisik), kemudian (2) Gnome Classic berupa tampilan desktop Gnome seperti pada versi sebelumnya, yaitu versi 2 dengan dua buah panel di atas dan di bawah layar desktop.

Baiklah kembali ke langkah-langkah yang akan kita lakukan, extension yang dibutuhkan: (1) “Dash to panel”, untuk memindahkan ikon-ikon aplikasi pada #dash ke #GnomePanel. Panel dapat dipindahkan posisinya ke bawah agar tampilan desktop menyerupai Windows atau Chrome OS (gambar 1); (2) “Dynamic panel transparency” untuk membuat efek panel menjadi transparan secara dinamis pada saat jendela-jendela aplikasi dalam keadaan tidak di-maximize. Bila di-maximize maka panel akan berwarna hitam (bandingkan gambar 1, 2 dan 3); (3) “Arc menu”, seperti tombol “Start” pada Windows; (4) “Topicons plus” untuk memindahkan status aplikasi Dropbox dan Franz (untuk Whatsapp, Telegram, dan lain-lain) ke panel.

Ke empat extension yang dibutuhkan di atas belum tersedia pada instalasi default maka Anda perlu instal extension dari web, klik pada bagian bawah “Install Shell Extension”, klik “Get more extension” yang akan membuka browser ke https://extensions.gnome.org/

Untuk diketahui, extension ini bekerja terintegrasi dengan browser Firefox, Anda dapat menginstal dengan meng-“on”-kan tombol pada extension yang akan Anda instal dan Firefox akan mendownload dan menginstalnya untuk Anda.

Jadi silakan aktifkan empat extension di atas. Urutannya tidak perlu berurutan seperti yang disebutkan di atas. Silakan bereksperimen dan membuat tampilan desktop Linux Anda menjadi lebih nyaman untuk bekerja.

— Widianto Nugroho

 

Tautan

Track pertama dari album “Star People” yang dirilis tahun 1983.

Direkam pada 28 Agustus 1982, penampilan live di Jones Beach Theatre, New York.

  • Trumpet, keyboards : Miles Davis
  • Electric guitar : Mike Stern
  • Electric bass : Marcus Miller
  • Drums : Al Foster
  • Percussions : Mino Cinelu
  • Arranger : Gil Evans
  • Produced by Teo Macero.

Pernah punya kasetnya, kaset resmi bukan bajakan. Dirilis oleh CBS/Sony Music kalo tidak salah. Lagu dan kaset ini spesial karena pada waktu itu (tahun 80an) untuk pertama kalinya beredar kaset resmi di Indonesia.

Mencoba Atau Menggunakan Linux?

Pilih yang lts #ubuntu #gnome #desktop

A post shared by Widianto Nugroho (@widiantonugroho) on

Seperti yang saya sampaikan pada posting sebelumnya, mencoba-coba Linux (GNU/Linux) itu sungguh mengasyikkan. Anda akan menemukan banyak sekali distribusi Linux (distro) yang ingin Anda coba. Mulai dari berbagai distro yang ada, maupun lingkungan desktop (DE) atau antar muka grafis yang tersedia bersama dengan distro-distro tersebut.

Untuk DE yang sudah sangat established, sebut saja misalnya KDE dan Gnome, selain juga Xfce, Lxde, dan lain sebagainya, semuanya membuat saya pada waktu itu ingin mencoba dan mengutak-atiknya.

Untuk coba-coba ini biasanya saya gunakan partisi kosong di hardisk dan saya buat multi-boot. Atau yang lebih praktis untuk kepentingan ujicoba lakukan coba-coba ini dengan menggunakan virtual machine, misal VirtualBox.

Namun jangan lupa, setelah proses mencoba-coba, mulailah untuk mendayagunakan Linux dan DE yang nyaman untuk Anda dalam aktivitas Anda sehari-hari dalam waktu yang lama.

Untuk pemakaian dalam jangka waktu yang lama misal Anda menggunakan Ubuntu sebaiknya gunakan rilis dengan label LTS atau long term support. Anda akan mendapatkan sistem yang stabil dibandingkan rilis yang biasa.

Versi rilis Ubuntu diberi nomor berupa angka tahun, contoh untuk rilis di tahun 2018 adalah 18, dan bulan rilis. Ubuntu dirilis setiap bulan April (04) dan Oktober (10), atau setiap enam bulan sekali. Jadi versi rilis yang akan datang relatif terhadap artikel ini ditulis adalah versi 18.04. Selain nomor versi tersebut, rilis Ubuntu juga diberi nama atau code name. Contohnya untuk versi 18.04 dinamai “Bionic Beaver”.

Untuk Distro lain kode dan penamaannya tentu berbeda-beda. Tergantung dari pola perilisannya. Namun tentu ada yang didukung dalam waktu yang relatif lama semacam LTS ini.

Dukungan update untuk versi LTS diberikan selama lima tahun. Ini artinya Anda dapat menggunakan Ubuntu versi LTS untuk selama lima tahun. Ubuntu versi LTS dirilis setiap dua tahun. Ubuntu 18.04 termasuk versi LTS. Versi LTS sebelumnya adalah 16.04.

Keuntungan versi LTS adalah kestabilan, namun dalam versi LTS ini aplikasi yang tersedia secara default biasanya bukan versi terbaru (Ya jelaslah, yang versi terbaru kan biasanya kurang stabil, hehe …).

Untuk Ubuntu di komputer yang saya pakai sehari-hari, saya gunakan Ubuntu 16.04. Pada saat nanti versi 18.04 dirilis, kemungkinan tidak akan saya upgrade ke 18.04, namun saya berencana untuk mencoba lagi distro yang lain.

Demikian, mudah-mudahan ada manfaatnya.

— Widianto Nugroho

Artikel ini ditulis menggunakan Centos 7.