Update Reaktivasi Jalur Rel Cibatu – Garut – Cikajang

Update Reaktivasi Jalur Rel Cibatu – Garut – CIkajang di kanal Youtube Yusril Rizky Pratama

Seperti kita ketahui pemerintah provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil berencana mengaktifkan kembali jalur empat rel yang telah mati di Jawa Barat.

Jalur-jalur mati tersebut adalah:

  • Cibatu – Garut – Cikajang
  • Cikudapateuh (di kota Bandung) – Ciwidey
  • Rancaekek – Tanjungsari
  • Banjar – Pangandaran

Untuk jalur Cibatu – Garut – Cikajang, kita dapat mengikuti update dan perkembangan yang terjadi di lapangan melalui kanal Youtube Yusril Rizky Pratama sebagai berikut:

https://www.youtube.com/channel/UCNm0e6aVVvii5njqyd3hPGQ

Selain Cibatu – Garut – Cikajang, Kang Yusril juga sempat meliput jalur Cikudapateuh (di kota Bandung) – Ciwidey pada beberapa videonya.

Namun demikian karena liputan-liputan tersebut merupakan informasi yang masuk ke dalam kategori jurnalisme warga, maka informasi yang authoritative tetaplah informasi resmi dari PT KAI atau pemerintah, sebagaimana disclaimer yang berkali-kali disampaikan Yusril dalam video-videonya.

Saya pribadi cukup salut dengan liputannya yang cukup intens dan update. Hampir setiap hari ada video baru yang diupload. Keep up the good work, Kang Yus!

Peta Rel Cikudapateuh – Ciwidey

Melanjutkan pelacakan rel melalui Google Maps seperti pada posting sebelumnya, kali ini saya mencoba melakukan hal yang sama pada rute Cikudapateuh sampai dengan Ciwidey.

Untuk rute ini mulai dari Banjaran sampai dengan Soreang lebih mudah karena terlihat ada rute jalan dengan nama “Rel”, seperti pada gambar berikut.

WhatsApp Image 2018-12-06 at 21.44.17

Untuk petak lainnya pun relatif mudah dilacak melalui Google Maps, kecuali beberapa lokasi selepas Soreang sampai dengan Ciwidey.

Nah, pada gambar di atas, dengan mode Street View kita bisa cek secara visual bekas-bekas rel tersebut.

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat.

Peta Rel Cibatu – Garut – Cikajang

Beberapa waktu yang lalu setelah terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil mengungkapkan rencana aktivasi beberapa rute rel non aktif di Jawa Barat. Salah satunya adalah rute Cibatu – Garut – Cikajang.

Dengan menggunakan Google Maps, saya mencoba melacak rute rel berdasarkan analisa terhadap map yang bisa diperkirakan sebagai bekas jalur rel.

Bekas jalur rel ini akan terlihat khas dengan lengkungan-lengkungannya.

Bekas jalur rel ini sebagian besar telah berubah menjadi gang ataupun jalan kecil yang dapat dilalui oleh dua jalur kendaraan roda dua, atau satu jalur kendaraan roda empat.

Kemudian selain melalui Google Maps sendiri, saya juga menganalisa beberapa video di Youtube mengenai topik terkait.

Perkiraan bekas rute juga dibantu dengan mode satellite view pada Google Maps, dan di beberapa titik yang sudah tersedia Street View bila ditemukan bekas persilangan atau adanya papan pemberitahuan tanah milik PT KAI yang tampak akan dapat menguatkan dugaan adanya bekas rute rel tersebut.

Peta dibuat menggunakan aplikasi Google My Maps, [https://www.google.com/mymaps] dengan membuat garis dan mengedit pada suatu layer map.

Istilah-istilah yang Biasanya Tidak Dipahami Oleh Para Pengguna Jalan di Indonesia

Berikut ini istilah-istilah (atau kalimat) dalam Bahasa Indonesia yang biasanya tidak dipahami oleh para pengguna jalan di Indonesia.

  • Jaga jarak aman
  • Batas kecepatan (biasanya di jalan tol)
  • Patuhi aturan lalu lintas
  • Kurangi kecepatan
  • … (silakan ditambahkan)

Kuliner Kuningan, Jawa Barat: Bubur Ayam Kuah dan Sate Luragung

Makanan yang menjadi “wajib” buat saya pada saat berkunjung ke Kuningan adalah bubur ayam. Berbeda dengan di Bandung, bubur ayam a la Kuningan menggunakan kuah. Tidak lupa pada saat liburan Lebaran 1439 Hijriah yang baru saja berlalu saya pun ingin menikmati bubur ayam. Namun penjual bubur ayam langganan saat ini sudah tidak berjualan lagi. Entahlah …

Sebagai pengganti karena mamang bubur langganan tidak berjualan, ada beberapa penjual bubur lainnya antara lain di Winduhaji dan di depan BNI Kuningan. Pada gambar di atas adalah bubur ayam di depan BNI Kuningan.

Makanan lainnya yang khas Kuningan adalah hucap. Hucap adalah semacam kupat tahu, mungkin singkatan dari “tahu kecap”(?). Pada saat di Kuningan di Lebaran ini, kami tidak sempat mencari-cari hucap karena lupa. Mudah-mudahan bisa dicari lagi pada kunjungan berikutnya :)

View this post on Instagram

Sate dan sup kambing #Luragung #Kuningan #JawaBarat

A post shared by Widianto Nugroho (@widiantonugroho) on

Satu lagi, makanan yang sempat kami kunjungi adalah sate Luragung. Luragung adalah kecamatan ke arah timur Kuningan. Bila Anda berkendara melalui jalur Pantura atau melalui jalan tol Cikampek atau tol Cipali maka Anda akan menemukan bis Luragung Jaya. Bis ini melayani rute Kuningan (Luragung) – Jakarta pulang pergi. Kenapa ada rute bis ini? Jawabannya adalah karena banyak orang Luragung yang merantau ke Jakarta.

Baiklah kembali ke sate Luragung, sate ini disajikan dengan bumbu kecap. Mirip dengan sate Beber di Cirebon atau sate Sidareja di Cilacap. Mohon dikoreksi kalau kurang tepat.

Sate Luragung ini ada di beberapa tempat di seputar Luragung. Sate pada foto di atas ada di dekat alun-alun Luragung.

Selain sate disajikan juga sup kambing yang juga maknyus. Baik, silakan main ke Luragung dan nikmati sate Luragung bila Anda ada waktu dan kesempatan.